Pengendalian Penyakit Bercak Hitam-Hijau (Antraknosa) pada Bawang Merah Organik

Penyakit Bercak Hitam-Hijau (Antraknosa) Penyakit antraknosa disebabkan oleh jamur Colletotrichum circinans (Berk.) Vogl.

Ada yang mengatakan jamur tersebut mungkin sama dengan collatorichum gloeosporiodes Penz. Penyakit akan Derkembang dengan cepat bila banyak hujan dan suhu tanah 1O -32° C (suhu Optimum 26° C).

Spora yang melekat pada lapisan umbi akan berkecambah dalam beberapa jam. Umbi yang terserang antraknosa akan terlihat bercak melingkar, berwarna nijau d3“ hitam_ Umbi yang sakit akan mengerut dalam penyimpanan.

Umbi yang berwarna Iebih tua Iebih tahan terhadap antraknosa karena kemungkinan adanya antibiotik yang dikandungnya. Kulit (sisik) bawang merah yang kering dapat menahan serangan penyakit ini.

Cara pengendalian penyakit antraknosa yang . dapat dilakukan sebagai berikut:

1) Bibit yang ditanam sebaiknya dipilih yang berwarna merah tua dan sisik kering bagian luarjangan dihilangkan. Bila kelembapan tinggi, dipilih bibit yang baunya agak Iebih keras.

2) Tanaman sakit sebaiknya dikumpulkan dan dibakar.

3) Bila keadaannya basah, hasil panenan harus segera dikeringkan dengan udara kering sampai 48° C, kemudian disimpan dalam suhu 0° C, kelembapan nisbi 65%, dan dengan ventilasi yang baik.

4) Sebaiknya Iakukan rotasi tanaman.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *