Menanam Bawang Merah Secara Organik

adalah umbinya yang merupakan umbi lapis. Umbi dan daunnya dapat dipergunakan untuk bumbu masak atau penyedap masakan. Selain itu, dapat dipergunakan juga sebagai obat tekanan darah tinggi, diabetes, disentri, perut kembung, dan luka karena mengandung cukup gizi, seperti protein, riboflavin, dan kapur.

Bawang merah yang mempunyai bau khas ini juga mempunyai sifat antibakteri sehingga dapat dipergunakan untuk menunda kerusakan daging dengan tidak memberikan efek samping yang merugikan. Bawang merah ada yang berukuran besar dan berukuran kecil.

Bawang merah yang berukuran besar umumnya tidak beranak atau tidak keluar tunas-tunas pada pangkal umbinya, sedangkan bawang merah jenis kecil mempunyai banyak bagian tanaman bawang merah yang diambil anak.

Bawang merah besar mempunyai bau dan rasa yang kalah dibandingkan bawang merah kecil sehingga kurang disukai di Indonesia. Jenis bawang merah kecil akan dapat berproduksi dengan baik bila ditanam di dataran rendah, sedangkan jenis bawang merah besar lebih sesuai ditanam di dataran tinggi.

Menanam bawang merah secara organik itu sebenarnya mudah, asal kita mengetahui syarat tumbuh dan perawatannya, Pertumbuhan bawang merah akan terganggu bila terlalu banyak hujan atau terlalu kering. Tanah yang gembur, subur, dan cukup bahan organik akan menunjang pertumbuhan tanaman bawang merah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *