Cara dan Waktu Penanaman serta Pemeliharaan Wortel Organik

Wortel pada umumnya yang ditanam adalah bijinya secara langsung. Apabila disemai dahulu. umbi wortel dapat bercabang. Penanaman dimu|ai dengan membuat garis memanjang pada barisan yang telah diberi pupuk dan abu. Di atasnya Ialu ditaburkan biji wortel yang telah dicampur dengan abu atau kompos halus.

Perlunya biji dicampur dengan abu atau kompos agar penebarannya dapat merata dan tidak berhimpitan tumbuhnya. Untuk barisan sepanjang 10 m, dibutuhkan biji wortel sebanyak 2 gram. Selesai ditabur, biji ditutup dengan kompos atau abu halus setebal i 1 cm, kemudian disiram hingga basah‘ Setiap hari bedengan disiram agartidak kekeringan.

Penyiraman yang terlambat dapat menyebabkan biji tidak tumbuh. Apabila daya kecambah masih baik, biji akan mulai berkecambah sekitar satu minggu kemudian.

4. Cara Pemeliharaan Beberapa pemeliharaan rutin yang dilakukan untuk mendukung pertumbuhan tanaman wortel antara lain sebagai berikut:

a. Penyiraman terus dilakukan hingga biji tumbuh (berkecambah).

Panjarangan dilakukan untuk yang tumbuh rapat sehingga diperkirakan jarak tanamnya 5 cm. Tanaman yang akan dipindahkan dicabut secara hati-hati dan diusahakan agar akarnya tidak terputus. Akar yang terputus dapat menyebabkan umbi bercabang.

b. Selesai dipindahkan, tanaman diberi penutup untuk mengurangi penguapan dan disiram.

c.. Adanya gulma perlu dicabut agar tidak menjadi pesaing tanaman wortel dalam menyerap unsur hara. d. Apabila pangkal umbi kelihatan di atas tanah segera dilakukan pembumbunan. Jika terkena sinar matahari, umbi akan berwarna hijau sehingga kualitasnya rendah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *