Cara Penanganan Pascapanen Bawang Merah Organik

Bawang merah hendaknya dipanen pada saat setelah cukup tua. Pada saat itu, umbi telah padat, keras, tidak mudah busuk, dan tahan lama dalam penyimpanan. Bila dipanen terlalu muda, umbi akan cepat berkeriput bila dikeringkan, mudah lunak, dan cepat membusuk serta keropos. Bila dipanen terlalu tua atau daun terlalu kering, umbi dapat tertinggal dalam tanah karena […]

Pengendalian Penyakit Busuk Leher pada Bawang Merah Organik

Busuk Leher Penyakit busuk Ieher disebabkan oleh Botrytis aIlii Munn. Gejala serangannya berupa Ieher umbi melunak, daging seperti dibasahi air dan kelihatan jelas batas antara bagian yang sehat dan sakit. Jamur terlihat berwarna keabuan pada permukaan umbi lapis. Jamur ini akan berkembang terug sehingga seluruh umbi busuk, lalu umbi mengering sehingga seperti “mumi”. Penyakit ini […]

Pengendalian Penyakit Bercak Hitam-Hijau (Antraknosa) pada Bawang Merah Organik

Penyakit Bercak Hitam-Hijau (Antraknosa) Penyakit antraknosa disebabkan oleh jamur Colletotrichum circinans (Berk.) Vogl. Ada yang mengatakan jamur tersebut mungkin sama dengan collatorichum gloeosporiodes Penz. Penyakit akan Derkembang dengan cepat bila banyak hujan dan suhu tanah 1O -32° C (suhu Optimum 26° C). Spora yang melekat pada lapisan umbi akan berkecambah dalam beberapa jam. Umbi yang […]

Pengendalian Kutu Trip pada Bawang Merah Organik

Kutu Trip Thrips tabaci Lindeman banyak menyerang tanaman bawang merah, cabai, tomat, bayam, dan labu. Serangan menghebat bila jarang hujan dan temperatur tinggi. Hama ini akan aktif berkembang biak bila kelembapan relatif sekitar 70%. Larva dan tn‘p dewasa akan mengisap cairan daun sehingga daun kelihatan berbercak putih. Bercak-bercak putih Ialu akan bersatu dan berwama seperti […]

Pengendalian Ulat Grayak pada Bawang Merah Organik

Ulat Grayak (Spodoptera exiqua HBN syn. Laphygma exiqua HBN) Ulat grayak (armyworm) termasuk ulat pemakan Segala macam tanaman (polyphage). Warna ulat yang masih muda hijau rumput, setelah tua bewvama hijau atau cokelat tua dengan garis kekuningan. Panjang ulat sekitar 25 mm. Biasanya ulat masuk ke dalam daun, kemudian memakan dagingnya sehingga daun kelihatan ada bercak […]

Varietas Bawang Merah Organik

Di Indonesia, terdapat beberapa varietas bawang merah yang umum ditanam. Penamaan varietas ini biasanya sesuai dengan daerah pengembangannya. Varietas-varietas tersebut adalah sebagai berikut. 1. Bima Brebes Varietas ini tahan terhadap serangan penyakit busuk umbi dan busuk ujung daun. Umur panen sekitar 60 hari. Total produksi 9,9 ton/ha umbi kering. Pertumbuhan tanaman akan optimal bila ditanam […]

Menanam Bawang Merah Secara Organik

adalah umbinya yang merupakan umbi lapis. Umbi dan daunnya dapat dipergunakan untuk bumbu masak atau penyedap masakan. Selain itu, dapat dipergunakan juga sebagai obat tekanan darah tinggi, diabetes, disentri, perut kembung, dan luka karena mengandung cukup gizi, seperti protein, riboflavin, dan kapur. Bawang merah yang mempunyai bau khas ini juga mempunyai sifat antibakteri sehingga dapat […]

Penyakit Bawang Merah Organik dan Cara Mengendalikannya

c. Penyakit Embun Bulu Penyebab penyakit embun bulu adalah jamm Peronospora destructor (Berk.) Casp. Penyakit ini juga disebut busuk daun, bulu halus, embun tepung, tepung palsu, downy mildew, atau falsemildew. Bila banyak embun dan udara berkabut atau banyak hujan, penyakit ini semakin berkembang. Penyakit embun bulu diawali dengan terlihatnya bulu-bulu halus berwarna ungu yang menutupi […]

Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Bawang Merah Organik

Pengendalian hama dan penyakit merupakan kegiatan yang penting karena dalam sistem organik tidak dibolehkan memakai pestisida kimia. a. Nematode Umbi Difylenchus dipsaci (Khun) Filipjen merupakan nematode yang menyerang umbi bawang merah, bawang putih, dan bawang bombay. Serangan nematode ini ditandai dengan gejala daun bawang menjadi pucat, lemah (terkulai), ujung mati, dan berpmn. Serangan pada saat […]

Langkah-langkah Bawang Merah secara Organik

Cara Pemeliharaan Tanaman perlu diperhatikan setiap hari atau secara rutin agar bila ada tanaman yang sakit atau terserang hama dapat langsung ditangani. Beberapa perawatan yang dilakukan sebagai berikut: a. Bawang merah yang ditumpangsarikan dengan ubi jalar dan cabai perlu disiram agar tidak kekeringan. b. Pada saat musim kemarau, penyiraman dilakukan 2 hari sekali atau setiap […]